IPK Kota Batam Datangi Polresta Barelang Minta Polisi Usut Tuntas Para Pelaku Pengeroyokan di Mitra Mall

Batam. [ISN].— Organisasi Masyarakat (ormas), Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Batam sambangi kantor Polresta Barelang Polda Kepri, menindak lanjuti laporan terkait pengeroyokan korban bernama “Leonardo Aritonang” di Mitra Mall Batu Aji. Kota Batam, minta polisi usut tuntas dan segera tangkap pelaku.

Atas kejadian pemukulan dan pengeroyokan tersebut diketahui ada 2 orang menjadi korban luka berat dan yang 1 orang mengalami kritis (koma) sebelumnya yang diduga dipukuli menggunakan  benda tumpul. Hingga saat ini masih perawatan instensif di RS. Embung Fatimah.

Hal itu Ormas IPK Kota Batam, sangat mengutuk keras atas perlakuan para pelaku pemukulan dan pengeroyokan yang dilakukan bersama-sama oleh kelompok HN” dan RS” yang terjadi di daerah Mitra Mall Batu Aji pada Kamis (12/5/21) dini hari.

Selaku Ketua DPD IPK (Ikatan Pemuda Karya) Kota Batam. Budi Bukti Purba, menegaskan, bahwa kasus pemukulan yang dilakukan oleh kelompok HN” dan RS” harus segera ditangkap dan dilanjutkan  dengan proses hukum yang berlaku, ucap” Budi Purba selaku ketua IPK Kota Batam kepada awak media, pada hari sabtu (14/5/21), saat dikantor Polisi Polresta Barelang.

Dikatakan Budi lagi, Polisi juga harus segera menangkap selaku aktor intelektualnya, kita tau pasti ada dalang dibalik atas insiden yang terjadi di Mitra Mall pada Kamis kemarin.tegasnya”

Lanjutnya, kami yakin dan percaya bahwa aparat penegak hukum kepolisian, dalam hal ini Kepolisian Polresta Barelang, dirinya meminta agar segera menangani kasus pemukulan pengeroyokan yang mengakibatkan orang menjadi korban kritis (koma). jelasnya

“Kami selaku dari kaderisasi Ormas IPK akan percayakan sepenuhnya, kepada pihak kepolisian untuk mengungkap siapa saja “aktor” atau dalang dibalik peristiwa pengeroyokan yang dilakukan bersama-sama dengan kelompok HN” dan RS” dikomplek ruko Mitra Mall. Batu Aji tersebut. Ucapnya lagi

Kemudian informasi yang kami dapat, bahwa saat ini polisi masih memeriksa beberapa orang untuk diambil keterangan dari para saksi, namun belum ada yang dijadikan sebagai tersangka, tambahnya.

Selanjutnya. Menurut ketua IPK Kota Batam, Budi Purba.” bahwa  pengeroyokan itu diketahui ada beberapa puluhan orang bersama-sama melakukan pemukulan dan bahkan menggunakan benda keras seperti broti, sekop kepada korban sdr.Leonardo Aritonang” hingga menyebabkan tak sadarkan diri hingga mengalami kritis di Rumah Sakit Embung Fatimah. Ucap Budi

Selaku Ketua IPK di Kota Batam ini mengatakan kepada awak media, bahwa kasus yang menimpah sdr. Leonardo Aritonang dan sdr.Turut Lumban Toruan, tetap akan kita kawal sampai para pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

Budi menambahkan, bahwa selaku korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh kelompok HN” dan RS tersebut, adalah sebagai kader IPK dan merupakan ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Nongsa Kota Batam, tutupnya.

“Hingga saat ini Kapolresta Barelang. Kombes Pol. Guntur,” belum dapat menangggapi saat dikonfirmasi oleh awak media “ISN”, atas laporan pengaduan para korban terkait pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh inisial HN” dan RS”.

(red.-)