Resahkan Masyarakat, Presiden BEM STIT Minta Polres Batu Bara segera berantas Judi Tembak Ikan

122

BATUBARA, ISN|Maraknya judi tembak ikan yang beredar di Kabupaten Batubara sudah sangat meresahkan masyarkat. Untuk itu selaku Agen Sosial Of Kontrol Muhammad Khairun Nizam meminta terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini pihak Kepolisian Resort Batubara agar segera usut tuntas Judi Tembak Ikan.

Hal tersebut ditegaskannya yang juga sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (BEM STIT) Kabupaten Batubara kepada sejumlah wartawan di seputaran Lima Puluh kota Kabupaten Batubara. Rabu, (21/7/2021).

“Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini malah perkumpulan seperti inilah seharusnya cepat diselesikan karena dapat menjadi penyebab klaster baru,” tegasnya.

Sebagai contoh Nizam menyebutkan seperti di Kecamatan Tanjung Tiram berdasarkan penelusurannya ada beberapa titik judi tembak ikan yang terselubung yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Aktivitas melanggar hukum seperti ini terkesan seperti kebal hukum yang nekat membuka usaha perjudian secara terang-terangan tak melihat waktu siang ataupun malam,” sebut Nizam dengan kesal.

Selain itu menurutnya, judi tembak ikan tersebut selain melanggar hukum juga dapat melanggar Protokol Kesehatan ditengah wabah Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum usai.

Apalagi Pemerintah Kabupaten Batubara bersama aparat TNI-Polri sangat serius untuk menangani pandemi Covid-19.

“Hal kerumunan seperti ini seharusnya sudah tidak beraktivitas yang bisa menyebabkan klaster baru Covid-19,” papar Nizam.

Untuk itu kata Nizam yang juga salah satu Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) meminta terhadap aparat penegak hukum terutama Polres Batubara untuk mengusut tuntas dan memberantas  maraknya perjuadian tembak ikan yang berada di Batubara yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Jangan rusak Kampung halaman Kami (Red) dengan praktek judi yang bisa merusak ketentraman masyarakat dan merusak pemikiran generasi muda,” pinta Nizam.